Sabtu, 05 Juni 2021

Proses penanganan perjalanan tour Bali

                         Swab antigen

                          Final meeting


Karena tour kami dilaksanakan dengan kondisi pandemi Covid-19, sehari sebelum berangkat ke Bali yaitu pada tanggal 26 Mei 2021, kami melakukan Swab antigen di Gedung Orange kampus. Setelah itu kami kami ke gedung teori di ruangan 205 melakukan final meeting disini kita diberi arahan dari Mam Rahmawati, Mam Yenny, Sir Hadi mengenai tetap menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) dan keep social distancing. Dan juga dari vendor Kak Ulla dan TL memperjelas apa-apa saja yang dilakukan pada tour Bali ini mulai dari alur transfer in out di bandara, itinerary, list seat on the bus, list boat rafting, roomlist, rondown activity, dresscode, list tugas TL, list materi guiding, responsibility, dll.



Day 1

                      Counter Check-in 

                         Baggage Drop


Pada tour hari pertama satu jam lebih awal sebelum jam keberangkatan TL sudah ada di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk penanganan di counter check in melapor bahwa TL akan membawa grup yang akan check-in. TL memberikan hasil rapid, tiket dan ktp dalam format pdf kepada staff yang bertugas. Petugas mencetakan boarding pass peserta.

Saat peserta datang, TL mencatat bagasi mereka dan memastikan bagasi sudah terpasang baggage tag. TL memberikan boarding pass kepada peserta. Peserta mengikuti ke security check sebelum menuju ke waiting room.


                        Waiting Room

Di waiting room ada breafing singkat dari dosen pendamping kami kemudian kami diarahkam untuk mengisi data di apk E-Hac. TL memastikan semua peserta sudah memiliki boarding pas dan KTP. Pserta mengantri untuk security chek sebelum menaiki pesawat.



                                      On the Bus

Setibanya di Bali pada saat di bus posisi tempat duduk kami telah menerapkan jaga jarak sesuai himbauan pemerintah sehingga kapasitas yang dapat ditampung bus adalah 50% dan kami menggunakan 2 bus.


                                  Evaluation Session

Setelah perjalanan panjang seharian mengunjungi DTW sampailah kita di Evitel Hotel Ubud, dan TL melakukan proses check in hotel serta mempersiapkan ruang evaluasi untuk sesi evaluasi malam pertama pelaksanaan tour kami.



Day 2


Pada hari kedua tour, kami memulai aktivitas dengan melakukan morning exercise dan setelah itu kamu breakfast di resto hotel. Setelah breakfast dilakukan proses check out hotel dan yang bertanggung jawab. Setelah check out kami menuju tempat rafting. 


Setelah perjalanan panjang hari kedua sampailah kami di J4 Hotel Legian, tempat menginap kami dan TL langsung melakukan proses check in hotel mempersiapkan ruang evaluasi untuk sesi evaluasi malam kedua pelaksanaan tour kami.



Day 3


Pada hari ketiga tour yaitu the last day, kami langsung breakfast di resto hotel. Setelah kami breakfast, kami menuju Pantai Kuta untuk free program dan sekedar menikmati Pantai Kuta. Selama 2 jam kami di pantai kuta kami kembali ke hotel untuk prepare dan packing serta dilakukan proses check out hotel dan yang. Setelah check out kami menuju tempat lunch. Pada hari ketiga kami hanya mengunjungi tempat oleh-oleh sehingga in charge di lokasi adalah TL. Setelah dari tempat perbelanjaan oleh-oleh kami langsung menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, yang in charge TL.

Day 3 - Activities tour Bali 3D2N

 Hari Ketiga

Pantai Kuta dan Beach Walk Mall

Hari ketiga adalah hari terakhir kami di Bali. Kami mengawali hari ini dengan  rapid test yang dilakukan di J4 Hotel Legia. Sesudahnya, kami mengikuti kegiatan Walking Tour ke Kuta Beach dari Hotel J4. Perjalanan dari hotel ke Kuta memakan waktu sekitar 15 menit. Disana kami memiliki free programa bagi yang sudah lulus guiding dan yang tidak melakukan pelanggaran selama tour di hari pertama dan kedua. Setelah dari Pantai Kuta kami menuju ke Beachwalk Mall, disana kami cuma lihat, beli kagak. 

Kue Pie Susu dan Krisna

Dari beachwalk mall, kami kembali ke hotel J4 Legian untuk melakukan chech out. Setelah check out, kami menuju ke Pabrik Kue Pie Susu. Disana kami membeli cukup banyak kue pie asli Bali ini. Dari Kue Pie Susu, kami berangkat ke Rumah Makana untuk menyantapi lunch kami. Sesudah lunch, kami menuju Krisna untuk membeli Oleh-Oleh. Di Krisna, terdapat banyak barang yang dijual. Mulai dari aksesoris, pakaian, gantungan kunci, hiasan, dll. Saya membeli satu topi udeng bali dan topeng muka.

Jogger

Setelah berbelanja di Krisna, kami menuju ke tempat perblanjaan berikutnya, Joger. Katanya Joger ini hanya ada di Bali ya dan tidak bisa ditemukan dimana-mana selain di Bali. Di Bali saja, hanya ada dua toko Joger. Harga barang di Joger cukup mahal. Untuk pakaian, harganya mulai dari Rp. 100.000,00. Namun kamu masih bisa mendapatkan Sendal Jogger dengan harga yang murah, mulai dari Rp.30.000,00

Kalau kamu mau hemat, kamu bisa belanja di toko yang berada di depan jogger. Meskipun kualitasnya tidak sepeti Jogger, harga nya yang miring menjadikan itu tempat yang layak kamu kunjungi.


Jogger pun menjadi tempat terakhir yang kami kunjungi  di Bali. Setelah dari Jogger, kami langsung menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk kembali ke Makassar. Ini Juga menjadi penutup dari Tour hari ketiga kami.

Day 2 - Activities tour Bali 3D2N

Di hari kedua ini, kami akan melakukan rafting selama kurang lebih 2 jam. Sebelum rafting, kami melakukan morning exercise di loby sebelum breakfast. Sesudah breakfast, kami menuju ke Bali Bintang View untuk rafting.


1. Rafting 

Kami pergi ke Bali Bintang View dengan Bus. Setibanya disana, kami diarahkan untuk menyimpan barang kami dan mengambil peralatan rafting seperti pelampung dan dayung. Sesudahnya, kami diberikan instruksi singkat oleh guide disana.


Setelah semuanya siap, kami pun berangkat ke tempat rafting. Untuk ke tempat raftingnya, kami menggukana kendaraan pick up yang sudah di modif dengan tempat duduk dan atap. Perjalanan memakan waktu sekitar 10 - 15 menitan. Setelah tiba, kami tidak langsung rafting tetapi harus berjalan menuruni tangga, saya berjalan lebih awal biar nanti tiba dibawah pinggir sungai bisa istirrahat dulu sebelum rafting. Capeh bgt sih, tapi demi rafting kami semua siap sedia menuruni tangga ini.


Akhirnya kami tiba di pinggir sungai nya. Setelah boats nya disiapkan, kami pun berangkat rafting. Karena ini adalah rafting pertama saya, ini cukup menakutkan. Namun, dengan ditemani oleh instruktur yang berpengalaman dari Bali Bintang View selama rafting tidak terjadi hal yang tidak di inginkan kepada kami. Sungai yang kami lewati juga merupakan sungai yg cocok untuk pemula yang baru pertama kali melakukan rafting. 


Pengalaman paling seru selama rafting adalah ketika melakukan perang air dengan menyiram teman-teman di boat lain. Selama kami rafting, ini terjadi selama beberapa saat. Sesudah rafting, kami pun kembali ke Bali Bintang View untuk menikmasti Lunch.


3. Puri dan Pura Ubud

Pura dan Puri Ubud terletak di tengah Ubud. Karena berdekatan, kita hanya perlu berjalan dari Pura ke Pura ke Puri saja yang memakan waktu tidak sampai 10 menitan. Puri Ubud merupakan tempat tinggal raja dan bangsawan ubud. Sedanggkan Pura Ubud atau Pura Sarasvati merupakan tempat masyarakat hind u menyembah Dewi Sarasvati yang merupakan Dewi Pengetahuan. Kedua nya memiliki infrastruktur yang sangat unik. Di Pura Ubud sendiri terdapat Kolam yang dipenuhi bunga teratai. Bunga ini sangat indah. Terdapat juga pintu gerbang besar di Keduanya. Banyak patung-patung juga yang menghiasi kedua tempat ini. 

Setelah menikmati Pura dan Puri Ubud, kami melanjutkan perjalanan ke Tegalalang.



Tegalalang

Tegalalang adalah area persawahan terasering. Tegalalang menggunakan sistem subak, yang merupakan cara becocok tanam tradisonal masyarakat bali. Karena terasering, kamu bisa melihat hamparan padi yang miring seperti berada di tebing. Pemandangan nya luar biasa indah. Sayangnya, dua minggu lalu sawahnya sudah di panen sehingga pada saat kami berada disana, sawahnya tidak hijau ataupun kuning. Dan karena korona, banyak fasilitas yang ditutup. Kami tidak lama di tegalalang, karena harus melanjukan perjalanan ke Tegenungan Waterfall.

Tegenungan Waterfall

Satu hal yang saya ingat dari air terjun ini adalah tangganya. Dari parkiran menuju ke air terjunnya, kami harus menuruni tangga yang sangat panjang. Membicarakannya saja membuat kaki saya pegal. Pemandangan nya memang indah, air terjunnya juga sangat besar. Tapi rasa capeh menghilangkan kemampuan saya untuk mengagumi air terjun ini.


Tegenungan pun menjadi DTW terakhir yang kami kunjungi di Tour Hari kedua kami. Setelahnya, kami menuju J4 Hotel Legian. Berdasarkan hasil evalusai yang dilakukan di malam harinya, performa TL harian di hari kedua sudah memuaskan dosen pembimbing. Puji Tuhan, apalagi saya yang menjadi TL harian untuk Bus 2 di hari kedua ini


Tanah Lot sebenarnya bukan DTW yang kami kunjungi di hari kedua melainkan di hari ketiga. Namun, karena ada perubahan jadwal, dtw ini kami kunjungi lebih cepat dari jadwalnya. Dari area parkir, kita melewati toko-toko yang menjual oleh-oleh lokal sebelum kita tiba di Pura Tanah Lot. Pemandangan di sekitar tanah lot sangatlah luar biasa. Ada Pura yang berdiri diatas batu karang., itu adalah Pura Tanah Lot. Disekitar pura, terdapat hamparan Setelah dari Tanah Lot,  kami menuju ke J4 Hotel untuk check in.


Day 1 - Activities tour Bali 3D2N

 Pelaksanaan Tour Bali 3D2N


1. Pura Luhur Uluwatu



Destinasi pertama kami adalah Pura Uluwatu. Ketika kami tiba di Uluwatu, kami diarahkan untuk memakai seperti selendang yang diikatkan di perut kami. Setelah kami memakai itu, barulah kami berjalan menuju ke Pura Uluwatu. Pada saat berjalan memasuki area Pura Uluwatu terdapat banyak monyet liar nackal yang berkeliaran. Penjaga disana memberitahu kami agar tidak memakai barang yang berwarna mencolok soalnya nanti diambil sama monyet. Di tengah perjalanan eh ada teman yang diambil kacamatanya. Sambil mengelilingi Pura Uluwatu monyet-monyet ini selalu mendekat dan itu sangat mengerikan dan banyak teman-teman cewek lainnya takut. Kami berjalan ke area belakang Pura dan ternyata there is a hidden paradise dimana terlihat dari tempat kami berkum dan kami melihat ke bawah ada pinggiran pantai sangat amazing view. Disana, Bli Putu memberikan penjelasan mengenai pura sebelum waktu bebas dan kami mendapat kesempatan untuk mengambil gambar. Sesudah itu, kami pun kembali ke Bus untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya, yaitu Pantai Padang-Padang.


2. Pantai Padang-Padang




Di destinasi ini kelompok saya yang akan observasi, sebelumnya kami sudah membagi tugas untuk obervasi di dtw ini. Turunnya dari Bus kami menuruni tangga, sampainya di bawah kami disuguhkam beberapa sumur,,  ehh iya SuMur. juga ada banyak surfers atau orang yang sedang surfing.

Yang in charge disni adalah Fajar, selama ia menjelaskan tentang Padang-padang Beach saya juga sembari mengobservasi di area pantai ini. Setelah itu kami foto banner, dan selanjutnya langsung menuju bus untuk ke dtw selanjutnya yaitu Dreamland Beach.


3. Pantai Dreamland




Nah, di dtw ini saya in charge Dreamland Beach. Pada awalnya, Dreamland adalah mega proyek yang dimiliki oleh Cendana Grup, Tommy Suharto. Di kawasan Dreamland, terdapat lapangan golf, resorts, villas, hotels, apartments dan beachclubs. Dulu proyek ini sempat gagal, namun saat ini proyek ini sedang pembangunan ulang.

Sebelum disebut Dreamland, tempat ini disebut dengan nama Pantai Labuan Said yg ditujukan untuk masyarakat lokal. Namun, dengan perkembangan pariwisata yg pesat di Bali dan khususnya Badung yg menjadi penyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia sebelum masa korona. Pantai Labuan Said pun diubah menjadi tanah impian para turis yg membawakan kesejahteraan bagi masyarakat lokal.

Sayangnya pada saat kami mengunungi Dreamland, ombaknya sedang deras-derasnya dan ada bendera merah yg artinya dilarang surfing. Sehingga kami tidak turun ke pantai dan hanya melihat-lihat dari anjungan saja. Kami kemudian melanjutkan perjalanan untuk makan siang.


4. Lunch be Fish


Setelah berkunjung ke Dreamland, kami langsung menuju ke warung be Fish untuk Lunch. Restauran ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang cukup lengkap mulai dari area parkir yang cukup luas, toilet dan mushollah. Masa pandemi Covid 19 kemenparekraf yaitu CHSE dimana sesaat sebelum memasuki restauran kita diwajibkan untuk mencuci tangan setelah itu diukur suhu tubuh, lalu diperintahkan untuk tidak menduduki kursi yang diberi tanda silang agar tetap menjaga jarak.


5. Poltekpar Bali



Kami melakukan tour sambil berjalan memutari Poltekpar Bali. Selama perjalanan, saya melihat banyak patung dan gazebo disekitar kampus. Saya sangat kagum dengan infrastruktur yang dimiliki Poltekpar Bali. Dari dindingnya yang bergaya, dan bangunan didalamnya yang benar-benar menyatu dengan budaya Bali. Ditambah dengan udara yang menyejukan, saya dapat mengatakan bahwa ini adalah tempat yg sangat bagus untuk belajar. Satu kejutan besar menanti kami di Poltekpar Bali, yaitu kedatangan Pak Sandiago Uno sebagai Menparekraf saat ini. Kami pun menanti kedatangan nya dengan antusias di Poltekpar Bali. Setelah Pak Sandiago datang, kami segera mengambil foto dan video bersama Pak Sandiago Uno.  Sesudahnya, kami kembali ke Bus dan melanjutkan perjalanan ke perjalanan ke Pandawa Beach.


6. Pantai Pandawa


Jalan memasuki ke Pantai Pandawa, kita disuguhi pemandangan disebalah kanan ada pantai dan disebelah kiri ada tebing yang menjulang. Di tebing ini terdapat patung-patung Pandawa dan Dewi Sinta. Pantai ini memiliki ruang parkir yang sangat luas. Setibanya disana kami laangsung foto banner dan diberi waktu 10 menit untuk foto bebas. Setelah itu kami langsung naik ke Bus untuk melanjutkan perjalanan ke Melasti Beach.


7. Pantai Melasti 


Melewati gerbang Pantai Melasti memiliki pemandangan sangat indah. Namun, aktivitas kami hanya terbatas di sekitar gerbang saja. Yang in charge disini Aulia, Putri, Erin. Setelah menyelesaikan guiding disini, kami melanjutkan perjalanan ke Evitel Hotel untuk Check in.